Regulasi Kesejahteraan Mental: BAPOMI Dharmasraya Wajibkan Sesi Konseling Psikologis bagi Atlet Pra-Tanding

BAPOMI Dharmasraya memperkenalkan Regulasi Kesejahteraan Mental yang revolusioner dengan mewajibkan Sesi Konseling Psikologis bagi setiap Atlet Pra-Tanding. Inisiatif ini menempatkan kesehatan mental atlet setara pentingnya dengan kebugaran fisik dalam mencapai prestasi.

Tekanan kompetisi yang tinggi, ekspektasi publik, dan beban akademik seringkali menyebabkan stres, kecemasan, atau burnout pada Atlet Pra-Tanding. BAPOMI Dharmasraya mengakui bahwa mental yang kuat adalah penentu kemenangan.

Sesi Konseling Psikologis ini dirancang untuk membantu atlet mengelola tekanan, meningkatkan fokus, membangun ketahanan mental, dan mengasah visualisasi kemenangan. Pelayanan ini diberikan oleh psikolog olahraga profesional.

Regulasi Kesejahteraan Mental ini memastikan bahwa setiap Atlet Pra-Tanding menjalani serangkaian sesi assessment mental dan konsultasi rutin, khususnya pada fase kritis menjelang keberangkatan kompetisi.

BAPOMI Dharmasraya telah menjalin kerja sama dengan biro psikologi dan dosen psikologi olahraga untuk menyediakan layanan ini secara gratis dan rahasia bagi semua anggota kontingen. Aspek kerahasiaan dijaga ketat.

Penerapan Regulasi Kesejahteraan Mental ini membuktikan bahwa BAPOMI Dharmasraya melihat atlet sebagai manusia seutuhnya, bukan hanya mesin pencetak medali. Keseimbangan emosi dan mental sangat diperhatikan.

Hasil awal menunjukkan bahwa atlet yang rutin menjalani Konseling Psikologis memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dan mampu membuat keputusan yang lebih tenang saat di bawah tekanan pertandingan.

Para pelatih juga mendapatkan briefing mengenai cara mengidentifikasi tanda-tanda tekanan mental pada atlet. Mereka diajarkan untuk bekerja sama dengan psikolog, bukan hanya fokus pada fisik. Sinergi tim support diperkuat.

BAPOMI Dharmasraya berharap bahwa kebijakan Sesi Konseling Psikologis ini akan menjadi standar baru di organisasi olahraga kampus, mendefinisikan kembali arti dari persiapan atlet yang holistik.

Melalui Regulasi Kesejahteraan Mental dan kewajiban Sesi Konseling Psikologis, BAPOMI Dharmasraya memastikan Atlet Pra-Tanding mereka tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga secara mental dan emosional.

Mungkin Anda juga menyukai