Dharmasraya dan Mitigasi Bencana: BAPOMI Dharmasraya Menjadi Pusat Pelatihan SAR Mahasiswa Se-Sumatra Barat

Kabupaten Dharmasraya mengambil peran penting dalam upaya Mitigasi Bencana di tingkat regional dengan menunjuk BAPOMI Dharmasraya sebagai lead sector pelatihan. Organisasi ini kini bertransformasi menjadi Pusat Pelatihan SAR Mahasiswa untuk seluruh wilayah Sumatra Barat.

Inisiatif strategis ini bertujuan untuk mencetak kader-kader relawan kampus yang memiliki kemampuan Pencarian dan Pertolongan (Search and Rescue) yang mumpuni. Kebutuhan akan tim SAR yang terlatih di Sumatra Barat yang rawan bencana alam sangat mendesak dan mendesak untuk segera dipenuhi.

Kurikulum Pelatihan SAR Mahasiswa yang ditawarkan sangat komprehensif, mencakup teknik vertical rescue, navigasi darat, pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), hingga psikososial support. Setiap peserta dipersiapkan untuk menghadapi berbagai skenario bencana.

Seluruh perguruan tinggi yang tergabung dalam BAPOMI di Sumatra Barat diundang untuk mengirimkan perwakilannya. Hal ini menciptakan jaringan relawan yang kuat dan terkoordinasi lintas daerah, meningkatkan kapabilitas respons cepat secara keseluruhan di Sumatra Barat.

Kepala BAPOMI Dharmasraya menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya fokus pada skill fisik, tetapi juga membangun mental baja dan jiwa kepemimpinan. Tim SAR kampus diharapkan dapat menjadi tulang punggung dalam setiap operasi penyelamatan di daerah masing-masing.

Pengembangan Pusat Pelatihan SAR Mahasiswa ini merupakan investasi jangka panjang untuk Mitigasi Bencana. Dengan memiliki relawan kampus yang terlatih, waktu respons darurat dapat dipersingkat secara signifikan, menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Pelatihan ini melibatkan instruktur profesional dari Basarnas dan lembaga terkait, menjamin standar keahlian yang dimiliki oleh peserta adalah kelas satu. Kolaborasi multisektor ini memperkuat peran kampus sebagai agen perubahan sosial dan penyelamatan.

Lulusan dari program ini akan membentuk “Tim Relawan Kampus” yang siap diterjunkan kapan saja dibutuhkan, baik untuk bencana skala kecil di Dharmasraya maupun bencana besar di wilayah Sumatra Barat. Kesiapsiagaan menjadi prioritas utama.

Kehadiran BAPOMI Dharmasraya sebagai Pusat Pelatihan SAR Mahasiswa membuktikan komitmen daerah ini dalam meningkatkan Mitigasi Bencana. Ini adalah langkah maju yang inspiratif dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap segala risiko yang mungkin terjadi.

Mungkin Anda juga menyukai