Bebas Genangan Air: Rehabilitasi Drainase Lapangan Tenis Dharmasraya
Target utama dari pengerjaan ini adalah memastikan area permainan benar-benar bebas genangan air meskipun hujan turun dengan intensitas lebat. Dalam proses rehabilitasi ini, tim teknis melakukan pengerukan ulang pada saluran pembuangan di sekeliling lapangan dan memperbaiki kemiringan lantai (slope) secara presisi. Penggunaan material pipa drainase berpori di bawah permukaan lapangan (sub-surface drainage) juga diterapkan agar air dapat meresap dengan cepat ke dalam tanah dan dialirkan menuju saluran utama kota. Langkah teknis ini sangat krusial agar jadwal latihan atlet tidak terganggu oleh faktor alam yang tidak menentu.
Rehabilitasi drainase yang dilakukan di Dharmasraya ini juga bertujuan untuk memperpanjang usia pakai permukaan lapangan tenis. Air yang menggenang terlalu lama dapat merusak lapisan cat khusus dan material semen pada lapangan, yang mengakibatkan permukaan menjadi pecah-pecah atau ditumbuhi lumut. Lapangan yang berlumut sangat berbahaya karena licin dan dapat menyebabkan atlet mengalami cedera serius saat melakukan gerakan mendadak. Dengan sistem drainase yang baru, kebersihan lapangan akan lebih terjaga, dan biaya perawatan jangka panjang dapat ditekan karena kerusakan akibat kelembapan berlebih bisa dihindari sejak dini.
Pihak pengelola dan BAPOMI di Dharmasraya menyadari bahwa fasilitas yang baik akan berbanding lurus dengan minat mahasiswa untuk menekuni olahraga tenis. Tenis merupakan olahraga yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan presisi gerak; gangguan sekecil apa pun di permukaan lapangan akan sangat memengaruhi ritme permainan. Dengan kondisi lapangan yang selalu kering, para mahasiswa dapat berlatih dengan lebih intensif untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan antar-perguruan tinggi. Fokus latihan kini bisa dialihkan sepenuhnya pada pengembangan teknik servis dan groundstroke tanpa harus disibukkan dengan kegiatan mengeringkan lapangan secara manual menggunakan alat seadanya.
Pengerjaan infrastruktur di lapangan tenis ini juga mencakup perbaikan pada area di luar garis lapangan, termasuk area penonton dan ruang ganti. Seringkali, air hujan yang meluap dari lapangan juga merembes ke fasilitas pendukung lainnya. Dengan adanya parit pembatas yang lebih dalam dan tertutup rapi dengan grill besi, estetika di lingkungan kompleks olahraga Dharmasraya menjadi lebih bersih dan tertata. Mahasiswa tidak perlu lagi merasa khawatir akan becek saat menuju area lapangan. Kenyamanan ini diharapkan dapat meningkatkan frekuensi penggunaan lapangan, baik untuk latihan rutin maupun pertandingan persahabatan antar-fakultas.