UMKM Dharmasraya Naik Kelas Bersama Atlet BAPOMI
Sektor ekonomi kerakyatan di Kabupaten Dharmasraya kini tengah merasakan dampak positif dari kolaborasi unik antara pelaku usaha mikro dan kalangan akademisi olahraga. Di tengah upaya pemerintah untuk memulihkan ekonomi daerah, muncul inisiatif dari para mahasiswa untuk membantu mempromosikan produk-produk lokal agar memiliki daya saing yang lebih kuat. Program UMKM Dharmasraya naik kelas ini bertujuan untuk memberikan sentuhan modernitas, baik dari sisi pengemasan, pemasaran digital, maupun manajemen usaha sederhana kepada para pedagang kecil yang ada di sekitar lingkungan kampus dan fasilitas olahraga daerah tersebut.
Peran para mahasiswa dalam gerakan ini sangatlah strategis. Sebagai generasi yang melek teknologi, mereka membantu para pelaku usaha untuk merambah pasar online melalui media sosial dan platform e-commerce. Di wilayah Dharmasraya, banyak produk olahan pangan dan kerajinan tangan yang memiliki kualitas luar biasa namun masih terkendala dalam hal branding. Bersama atlet BAPOMI, para pelaku usaha diajarkan cara mengambil foto produk yang estetik dan menulis deskripsi penjualan yang menarik minat konsumen luas. Sinergi ini membuktikan bahwa mahasiswa memiliki empati yang tinggi terhadap geliat ekonomi masyarakat di sekitar mereka.
Selain bantuan pemasaran, aspek kesehatan produk juga menjadi perhatian utama. Mengingat latar belakang mereka sebagai olahragawan yang sangat memperhatikan asupan gizi, para mahasiswa memberikan masukan mengenai standar kebersihan dan penggunaan bahan baku yang lebih sehat. Produk UMKM yang sehat dan higienis tentu memiliki nilai jual lebih tinggi di mata konsumen modern saat ini. Kabupaten Dharmasraya yang kaya akan hasil pertanian memiliki potensi besar untuk mengembangkan snack sehat bagi para atlet dan masyarakat umum. Transformasi ini menjadi kunci agar usaha kecil tidak hanya sekadar bertahan, tetapi mampu bertumbuh secara berkelanjutan.
Dalam proses pendampingan ini, seringkali dilakukan kegiatan bersama seperti bazar olahraga atau festival kuliner mahasiswa. Acara-acara semacam ini menjadi panggung bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada ribuan mahasiswa dan pengunjung. BAPOMI bertindak sebagai fasilitator yang menjembatani antara kebutuhan pasar dengan ketersediaan produk berkualitas dari masyarakat. Dengan adanya interaksi yang intens, tercipta ekosistem ekonomi yang saling menguntungkan. Mahasiswa mendapatkan produk berkualitas dengan harga terjangkau, sementara pedagang mendapatkan kepastian pasar yang lebih luas dan stabil.